DIPLOMACY CAN KISS MY *SS!

Semenjak Sipadan – Ligitan, saya rasanya pengen ngunyah2 negara tetangga ini! meskipun saya tidak begitu mengerti mengenai hukum internasional masalah perbatasan, yang saya tau, dan diajarkan di SMP, bahwa Indonesia mempunyai batas teritorial 12 Mil Laut dari titik terluar dari pulau terluar dan pada saat air laut yang tersurut. Itu artinya, pada waktu air laut lagi surut2nya di pulau terluar Indonesia 12 Mil Laut ke luar adalah batas negara Indonesia! Setidaknya itulah yang Ir. Soekarno dan Adam Malik perjuangkan di United Nation, dan berhasil pada waktu itu. Bahkan lebih jauh, Indonesia memiliki batas yang disebut Zona Ekonomi Ekslusif seluas 200 Mil Laut dari titik terluar di pulau terluar pada saat paling surut, yang artinya sepanjang 200 Mil Laut, kita bisa mengeruk sesuka-sukanya kekayaan alam yang berada dibawahnya….

Nah, kenapa sekarang negara tetangga itu jadi sekenanya ngusir nelayan kita dari ZEE itu yah? bahkan berani-beraninya (menurut berita dikoran) melewati batas negara kita lebih dari 10 kali dalam sebulan!

Bapak-bapak eksekutif negara yang terhormat dan terpintar, saya mengerti sih kalo masalah perbatasan dengan negara tetangga ini adalah masalah sensitif, tapi, kalo dia sampai berani melewati batas 12 Mil Laut, kenapa ga ditembak aja sih? kapal niaga aja kalo lewat ketat banget pemeriksaan dan lengkap ancamannya, LAH INI KAPAL PERANG LO!!!!!!!! Kalo saya sih, selama TNI-AL yakin bahwa ada kapal perang negara asing yang masuk tanpa treaty sebelumnya, adalah ANCAMAN BAGI KEAMANAN NEGARA, DAN OLEH KARENANYA WAJIB DITENGGELAMKAN!!!!

Ngapain coba pake nanya mau ngapainnn?? LAH WONG UDAH JELAS KOK KAPAL PERANG YANG MENEROBOS?! APA ITU BUKAN PERNYATAAN PERANG????? PLEASE DEHHHH!!! Pak, ga usah batas negara yang ditrabas pake kapal perang… ibu2 yang rumahnya dimasukin tukang sayur tanpa ijin (meskipun untuk menagih utang) aja dia bisa mencak2!!!! masa bapak2 yang berpangkat admiral ga bisa ngasih keputusan???

DIPLOMACY CAN KISS MY ASS!!! Diplomasi bisa diadakan kalo memang ada permintaan maaf segera setelah ditrabasnya perbatasan dari si negara pelanggar. Nah ini, malah ngototan dia dari kita…. udah gitu, setelah pelanggaran yang dilakukan oleh dia sendiri, lah malah dia yang bersiaga di perbatasan?! udah digituin masa masih mau diplomasi? udahan kalo gue mah… tarik duta besar dari negara itu, protes keras yang ditujukan kepada PM dan Raja, abis itu, persiapkan armada AL, AU dan AD untuk PERANG!!!! UMUMKAN BAHWA SEKALI LAGI PELANGGARAN BATAS DILAKUKAN, KAPAL AKAN DITENGGELAMKAN ATAU DITEMBAK JATUH!!! Perintah itu berlangsung untuk negara yang sama tanpa batas waktu!

DIPLOMACY CAN KISS MY ASS!!!! ga tau juga gue mana yang lebih bego, kita apa… kita?? udah jelas2 batik dibuat oleh Indonesia dari jamannya patih Gajahmada, lah ini ko trima aja di sabotase begitu.. pak, kita tuh dari dulu udah punya hak ciptanya. dari mana? PENGAKUAN DONGGG!!!!! Tanya di PBB, when you here about batik, what country do you refer to?? INDONESIA lahhhh!!!!! PASTI GA ADA YANG BISA NYANGKAL! dan pengakuan memang elemen terpenting di dunia internasional kan? bukan treaty atau registrasi!!! Kalo MERK DAGANG pak, mungkin iya bisa dipatenkan, lah ini kan HAK CIPTA!!!! Baca lagi deh Paris Convention, Madrid Agreement sama Madrid Protocol, lah wong HAK CIPTA ITU DIDAPATKAN OLEH SI PENCIPTA PADA SAAT DIBUATNYA HAK CIPTA ITU!!! KALO ADA YANG NGAKU2, YA BISA DIBATALKAN!!!

Halah pak, REOG PONOROGO??? Tanya aja negara tetangga itu, tau ga apa artinya, makna yang tersirat dari tarian, topeng dan pakaian yang dipakai? Jawabannya pasti lucu2.. kalo kita, kita bisa menjelaskan runut dari nenek moyang kita pak…. keliatannya kecil, tapi itu HARGA DIRI BANGSA PAK-NEEEEE!!! REOG PONOROGO, karena merupakan unsur seni peragaan, dapat dikategorikan sebagai HAK CIPTA, yang sudah saya jelaskan diatas gimana2nya…

Satu lagi yang bikin saya ketawa… kalo pak ne ngeliat billboard yang dipasang di perempatan gatot subroto – kuningan yang kearah semanggi, billboard tersebut menghadap ke gatot subroto,di iklan pariwisata negara itu, dia memasang BUNGA RAFFLESIA ARNOLDI sebagai salah satu icon pariwisatanya… lah? bunga itu kan cuma ada di INDONESIA!! kalo ini di diemin, what next? Fauna Kita?  Anoa? Maleo? Cendrawasih?

Bingung, iklan segede itu, dan selama itu, kok bisa dibiarin yah???

saya menulis ini karena saya sayang terhadap negara saya pak. ga tau bapak2 sekalian…

Mungkin saya terlalu bodoh untuk mengkaji.. tapi biar saya pinter, coba mbok yo tolong di uraikan kenapa bapak2 kegiatannya cuma abstrak ga ada yang riil… kasi kita2 rakyat jelata ini pencerahan lah pak… jangan kita ngerasa bodoh terus….

Semoga bila ada pejabat negara yang membaca (ngarep! :p) tergugah pikiran dan hatinya. Amin!

1 Comment(s)

  1. Iya, sama gue juga bingung kenapa org bisa seenaknya “menjajah” bangsa kita tanpa kita berbuat apa2? Kita punya pemerintahan gak sih sebetulnya di negeri ini???

    Barusan saya posting ttg debat capres yang kayak sinetron. Satu2nya yang menghibur saya tiap debat capres adalah ada satu sosok calon presiden yang BERANI membantah, dan berani bicara, berani mengkritik dan tidak hanya menyanyikan lagu paduan suara, “SETUJU”

    *siap2 nulis lagi soal tontonan semalam, asli masih eneg sama trio bersaudara itu*
    *hihihi, tiba2 nyadar, ini blog orang… maap ya mas… maklum, lagi nafsu, hehehe* :P


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a comment